…un pied à terre…
March 18, 2009 by pipitta

google reader

Iseng banget nyobain Google Reader

So far, saya baru subscribe ke-15 blog yang saya paling suka bacanya:

  • petitepoppies.wordpress.com
  • orgasmingorganism.blogspot.com
  • blog.ichanx.net
  • smritacharita.blogspot.com
  • mbot.multiply.com
  • bodat.net
  • miund.com/mumbles2
  • punyadee.wordpress.com
  • chaosatwork.blogspot.com
  • ngupingjakarta.blogspot.com
  • ochantiques.com
  • sayabilang.com
  • tehsusu.com
  • blog.sepatumerah.net
  • prashebat.blogspot.com –> errr, yang ini hanya karena dia temen kantor aja hihii

Sooooo… are you on my list? Kalau belum silakan kasih rekomendasi lho.. :P

PS: Trus gimana, apa google reader ini bisa masuk widget? kayaknya nggak, lagian ntar apa bedanya dengan blogroll?  huh.. dasar gaptek akut

  •   •   •   •   •
March 16, 2009 by pipitta

buntu

Otak masih buntu, nih.

Tawaran kemarin masih belum saya penuhi. Blah. Payah.

Mestinya menulis gak usah menunggu mood. Mestinya menulis gak usah menunggu momen. Menulis, ya menulis.

Tapi otak saya buntu, gak tahu harus mulai dari mana. Mulai dengan kata-kata apa.

Arrrrggghhhh…

  •   •   •   •   •
March 12, 2009 by pipitta

orderan nulis

Selagi sibuk banget main pet society, tiba-tiba Mbak Titi nyapa. Dan terjadilah perbincangan singkat itu:

9:00am Titi

pit, kamu bisa tuliskan bagaimana kamu “berkenalan” dengan timor-leste?

9:00am Pipitta

bisa aja.. buat apaan, mbak?

9:01am Titi

aku mau buat “catatan” tentang 1999, referendum

kirimkan ke titisupardi@*****.com –> sorry, yang ini saya edit

juga ceritakan bagaimana kamu diangkat anak oleh xanana

9:02am Pipitta

wahahaha… masih inget aja cerita diangkat anaknya hihihi boleh.. kapan deadlinenya..

9:03am Titi

minggu depan , 17 maret

bisa dong ya

bisa dong ya

juga pertemanan2 kamu dengan gill dan mariano

9:05am Pipitta

oke deh, mba… :) :) berapa karakter? bebas aja?

9:05am Titi

bebas aja

juga kamu masukkan cerita ketika 2002 ke dili

supaya jelas: apa yang kamu bayangkan dengan realita di timor

aku tunggu ya di email

9:06am Pipitta

ok, mbak.. :) :)

9:07am Titi is offline.

Dan sekarang saya deg-degan!!! Menulis untuk Mbak Titi, terutama tentang Timor Leste, sangat penting buat saya. Ini berarti tulisan saya harus bagus, menarik, menggetarkan, and so on. Pokonyamah harus parfait.

Sudah lama sekali saya gak nulis. It would be a verrrrrrrry hard task to do. Huhuhuhuhu. I’m soooooo want to be perfect in this.

  •   •   •   •   •
March 11, 2009 by pipitta

ganti themes (lagi)

Iseng-iseng main ke http://themes.wordpress.net/ dan saya lihat ada themes lucu dan “gw banget”.

Sebenarnya gak ada masalah sih dengan themes balon sebelumnya. Saya suka kok warna lembutnya dan gambar balon udara lucu di sana-sini.

Tapi saya suka banget dengan pohon tunggal dan beberapa burung yang terbang melintas, represent the sparrow in me.

Lebih merefleksikan the real me gak siiiiiiihhhhh???

  •   •   •   •   •
March 6, 2009 by pipitta

emotional eating

Emotional eating is when you eat in response to feelings rather than hunger, usually as a way to suppress or relieve negative emotions. -by Joy Bauer-

Well… saat stres di kantor, saya ngemil. Saat bosan di kantor, saya ngemil. Saat senang di kantor, biasanya karena ditraktir makan. Tampaknya saya mengidap emotional eating karena sering kali secara otomatis pop something into my mouth untuk menenangkan diri. Hayah.

Kenapa saya berani memvonis diri sendiri sebagai emotional eater? Karena berat badan saya naik turun gak jelas dalam satu bulan ini. Susah turun gampang naik, tepatnya. Bulan Februari lalu, berat badan saya yang biasanya stabil di angka XY tiba-tiba melejit naik 5 kg saja.

Err… setelah dipikir-pikir ga mungkin tiba-tiba yah, pastinya saya BANYAK makan, sampai bisa naik drastis seperti itu.

Lalu saya diet. Ceritanya sih mengatur pola makan. Menyesuaikan kalori yang masuk dengan yang keluar. Hasilnya? Turun 5 kg. Balik modal, nih. Kembali ke berat XY semula.

Itu cerita sukses minggu lalu. Seminggu ini saya makan sesuka hati saya. Kripik, krupuk, coklat, mie instan, nasi, gorengan, hajar ‘bleh! Semua saya makan. Gara-gara suasana hati sedang gak menentu. Ihik. Susah-senang-sedih-happy-stress-bingung pokoknya saya makan, makan, makan, dan makan.

Tadi saya melongo sewaktu tahu berat badan naik 2 kg hanya dalam seminggu.

Siyal!

Padahal baju-baju baru saya baru selesai dijahit, dan semuanya diukur saat size saya masih ‘normal’! Arrrrgggghhhh.

Ugh, apa boleh buat. Dalam seminggu ke depan saya menargetkan harus turun 10 kg. Eh, kayaknya itu target yang gak mungkin tercapai terlalu bombastis. Yahhh, minimal saya turun 2 kg lagi deh. Biar balik lagi ke bobot semula. Syukur-syukur bisa turun 5 kg. Tapi saya ragu, tuh.

1. Saya harus diet lagi

2. Saya harus sembuh dari emotional eating

Caranya?

Untuk poin nomor satu, kayaknya harus mulai lagi puasa organik

Poin yang kedua, saya dapat tips dari sini sebagai berikut:

  • Learn to recognize true hunger
  • Know your triggers.
  • Look elsewhere for comfort.
  • Don’t keep unhealthy foods around.
  • Snack healthy.
  • Eat a balanced diet.
  • Exercise regularly and get adequate rest.

*Sigh*


  •   •   •   •   •
March 5, 2009 by pipitta

arrrrggghhhh!!!!

Saya baru aja bikin postingan cukup panjang, mau saya tambahkan pic, dan saya klik ini itu dan error, dan postingan saya hilang!!!

Arrrrrggghhhhh!!!!

  •   •   •   •   •
March 4, 2009 by pipitta

teh manis

Saya penggemar teh manis. Baik dalam botol–harus dingin–atau di mug. Nikmat sekali meniup-niup lalu menyeruput teh manis panas dalam mug.  Teh dalam kardus kotak boleh juga. Tapi harus masuk ke freezer dulu. Setelah 3/4 beku gunting ujung kotaknya, lalu esnya saya serok pakai sendok kecil.

Aneh, ya? Memang. Tapi saya suka.

Sekarang kesukaan saya ini harus makin saya kurangi. Lupa baca di mana, kadar gula yang kita  konsumsi per hari gak boleh lebih dari 2 sendok teh saja. Padahal gula kan bisa kita dapat dari mana-mana: nasi putih, minuman bersoda, bahkan buah. Sudah pasti jatah 2 sendok teh itu sudah dipenuhi hanya dengan makan siang saja. Maklum, saya makannya banyak.

Kabarnya kadar gula di teh dalam botol bisa mencapai 8 sendok makan. Whaaaattt??? Saya belum cek juga sih, hehe. Silakan googling kalau penasaran. Jadi berapa ons gula yang kita konsumsi kalau kita makan lengkap seharian? Sekali lagi, silakan googling kalau penasaran, hehe. Belum lagi kalau minumnya teh manis. Apapun bentuk kemasannya. Bisa-bisa dalam tiga tahun ke depan kita sudah kena diabetes. Itu baru karena minum minuman manis, ditambah doyan makan makanan enak seperti saya, mungkin kena penyakitnya bisa lebih cepat.

Jadi ketika sore ini saat menunggu jam pulang kantor saya ingin sekali minum teh manis panas, saya memilih minum air putih segelas besar. Terutama karena siang tadi saya sudah minum teh dalam botol, berikut 8 sendok makan gulanya. Hiks.

  •   •   •   •   •
March 3, 2009 by pipitta

mulutmu harimaumu

When you have nothing nice to say, please just shut up.

Kalimat itu tampak cocok buat saya. Tiap hari Seringkali saya bicara tanpa berpikir lebih dulu apakah kata-kata saya pantas didengar, menyakiti hati atau tidak. Saya tidak terlalu peduli. Apa yang ada di pikiran, itu yang saya ucapkan. Biasanya sih cukup tajam dan sinis. Sorry, I couldn’t help it, I just have to say it. Outloud.

Belakangan saya pikir ini akan jadi kebiasaan buruk. Sangat sangat buruk. Saya jadi terbiasa mengucapkan kalimat-kalimat pedas  dan tak peduli apa dampaknya pada kehidupan sosial atau karir saya. Saya tak peduli apakah yang saya katakan menyakiti kuping hati orang lain atau tidak, terlepas apa yang saya katakan itu benar. Well, there are quite a lot of fools around us, so sh*t happens once in a while.

So, sepertinya ini waktu yang tepat untuk belajar menyimpan cercaan komentar atau pendapat saya untuk konsumsi pribadi. Setidaknya saya  mulai belajar untuk tidak ngomong langsung di depan muka teman saya bahwa dia kegatelan banget mondar-mandir di kubik anak magang dan berlama-lama nongkrong di situ, setelah berminggu-minggu sebelumnya kegatelan nongkrongin jomblowan di ruang ujung sana, untuk tidak teriak di depan mukanya bahwa sebaiknya kamu inget dua anakmu di rumah, or at least bapaknya anak-anak itu, daripada berisik gak jelas setiap kali she looks and sounds horny of certain men. Pleh.

I can keep my mouth shut today, I hope tomorrow I’ll do the same.

  •   •   •   •   •
March 2, 2009 by pipitta

bzzz…bzzz…

ohyeahihavesomanythingsinmymind.

sofullofunspokenwordsithinkimgonnaexplode.

butijustcantfindtherighttimeortherightmomentortheexacrwordstoexpressthem…

crap.

  •   •   •   •   •