«

»

Jul 02

3rd Day After The News

Tiga hari lalu saya mendapat kabar duka. Salah satu teman komunitas meninggal dunia karena sakit. Namanya Husnul. Dia 15 tahun lebih muda dari saya. Divonis sakit sekitar setahun lalu, kemudian Allah memutuskan kini adalah saatnya untuk berpisah dari dunia.

Tiga hari lalu saya mendapat kabar duka. Hari ini saya masih terperangah. Betapa dalam sekejap kita bisa dengan mudah terpisah dari orang-orang yang kita cintai dan mencintai kita. Dari hal-hal yang menjadi rutinitas. Semua yang duniawi, yang kita kira akan ada dalam genggaman untuk waktu yang sangat lama.

Tiga hari lalu saya mendapat kabar duka. Melihat bocah kecil, perempuan, yang setelah mencium pipi jasad ibunya berkomentar pendek: Ibu dingin. Air mata saya tak berhenti mengalir. Ingin rasanya langsung pulang dan memeluk putri-putri saya. Berharap saya diberi umur lebih lama untuk bisa melihat mereka dewasa.

Tiga hari lalu saya mendapat kabar duka. Saat saya melihat jenazah Husnul dimandikan, lalu dikafani, saya tak henti bergumam di dalam kepala: Good bye, Husnul. Good bye, Husnul. Good bye, Husnul. Lalu saya termangu, akankah giliran saya akan segera tiba? Lalu apa yang sudah saya siapkan? Apa yang sudah saya lakukan selama ini?

Tiga hari setelah saya mendapat kabar duka, rasanya semua begitu berharga, sekaligus juga tidak berharga.

Pic Courtesy of Sartika

Pic Courtesy of Sartika

Please drop a line to say hi :)

%d bloggers like this: