emotional eating

Emotional eating is when you eat in response to feelings rather than hunger, usually as a way to suppress or relieve negative emotions. -by Joy Bauer- Well… saat stres di kantor, saya ngemil. Saat bosan di kantor, saya ngemil. Saat senang di kantor, biasanya karena ditraktir makan. Tampaknya saya mengidap emotional eating karena sering kali…

teh manis

Saya penggemar teh manis. Baik dalam botol–harus dingin–atau di mug. Nikmat sekali meniup-niup lalu menyeruput teh manis panas dalam mug.  Teh dalam kardus kotak boleh juga. Tapi harus masuk ke freezer dulu. Setelah 3/4 beku gunting ujung kotaknya, lalu esnya saya serok pakai sendok kecil. Aneh, ya? Memang. Tapi saya suka. Sekarang kesukaan saya ini…

mulutmu harimaumu

When you have nothing nice to say, please just shut up. Kalimat itu tampak cocok buat saya. Tiap hari Seringkali saya bicara tanpa berpikir lebih dulu apakah kata-kata saya pantas didengar, menyakiti hati atau tidak. Saya tidak terlalu peduli. Apa yang ada di pikiran, itu yang saya ucapkan. Biasanya sih cukup tajam dan sinis. Sorry,…