Thinking Out Loud

Musibah Beruntun di Awal 2021: Apa yang Harus Dilakukan

“Cukuplah Allah bagiku: tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung.”

Photo by mali maeder from Pexels

Sepuluh hari pertama di tahun baru sudah kita lalui, namun rentetan berita menyesakkan hampir setiap hari kita terima. Mulai dari jumlah penderita covid-19 yang tembus 800.000 kasus, rumah sakit yang okupansinya penuh, penuh, dan penuh, longsor yang bahkan menewaskan tim penyelamat, hingga jatuhnya pesawat saat baru sekitar lima menit mengudara. Aih, tak terbayangkan apa rasanya mengalami rentetan musibah semacam itu.

Musibah dan cobaan memang bisa datang dalam berbagai bentuk. Saya, pastinya makhluk yang penuh dosa, pastinya akan mengalami berbagai musibah. Saya, pastinya makhluk yang lemah, bagaimana mungkin melawan takdir. Hanya bisa berusaha merespon dengan sebaik-baiknya sikap karena Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi umat-Nya. Hanya bisa berserah, berbaik sangka pada-Nya, kemudian berikhtiar untuk bisa melalui segala musibah dengan sebaik-baik sikap.

Saya pribadi mengawali awal tahun 2021 dengan hati dag-dig-dug saat menunggu hasil tes PCR. Ah, sepertinya terlalu berlebihan kalau saya menggolongkan keharusan melakukan tes PCR ini sebagai musibah. Jika dibandingkan dengan hal-hal yang dilalui orang lain di awal tahun, seperti yang saya tulis di atas, ini sama sekali gak ada seujung kuku pun. Kalau saya sedikit mengubah cara pandang, bahkan ini bukan musibah sama sekali. Justru ini kesempatan buat saya untuk tahu status kesehatan diri sendiri, kan?

Alhamdulillah hasil tes PCR saat ini negatif. Entah ke depan saya harus melewati berapa kali tes lagi, dan apakah hasilnya akan selalu negatif. Tentunya saya berharap agar sehat selalu. Makanya, sampai saat ini yang bisa saya lakukan adalah konsisten selalu memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi bepergian yang tidak penting, dan juga menghindari kerumunan. Termasuk ikhtiar untuk berdo’a yang baik. Untuk diri sendiri, untuk keluarga, untuk kerabat, untuk sahabat, untuk semua.

Ini baru awal bulan Januari, teman. Entah apa lagi yang harus kita hadapi di bulan-bulan depan. Mari selalu berdoa yang terbaik, dan bersikap yang terbaik. Mari tetap berani menghadapi masa depan.

Allah Maha Baik. Allah PASTI memberi yang terbaik.

Tagged ,

About Ibun

Careful, cautious and organized. Likes to criticize. Stubborn. Quiet but able to talk well. Calm and cool. Kind and sympathetic. Concerned and detailed. Sensitive. Thinking generous. Tends to bottle up feelings. Hardly shows emotions. Systematic.
View all posts by Ibun →

1 thought on “Musibah Beruntun di Awal 2021: Apa yang Harus Dilakukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *