Nov 02

Tujuh Destinasi Wisata Menarik Di Pacitan*

Indonesia ini negeri yang indah, ya. Di setiap sudutnya pasti mudah ditemukan tempat-tempat yang eksotis dan menawan hati untuk dikunjungi. Contohnya aja Pacitan, di timur Pulau Jawa sana. Pacitan punya daya tarik tersendiri untuk para wisatawan. Jangan salah, selain memiliki sejumlah pantai yang indah, karena sebagian besar wilayahnya terdiri dari pegunungan kapur,  Pacitan dikenal juga sebagai Kota Seribu Goa. Iya, Pacitan memiliki banyak goa yang indah, bahkan terkenal sebagai goa terindah se-Asia Tenggara. Hebat, kan? Mulai tertarik dong, untuk berwisata kesana 😀 Gak perlu repot-repot bawa tenda dan kompor segala. Untuk penginapan sudah ada banyak hotel bagus di dekat pantai dengan fasilitas yang oke banget.

http://mixedupalready.com/

sumber: mixedupalready.com

Salah satu pilihan hotel menarik yaitu Surfing Bay Cottages yang bertempat di Jalan WR Supratman, Pacitan. Dari balik jendela kita bisa  melihat pemandangan Pantai Teleng Ria yang bikin hati berdebar-debar saking indahnya. Selain itu lokasi cottages terletak dekat obyek wisata menarik seperti Air Terjun Coban Rondo, atau Pasar Bojonegoro, dan lain-lain. Tempat ini juga nyaman kok untuk liburan bersama keluarga.  Tinggal booking Surfing Bay Cottages di Traveloka.

  Sumber: kameradroid.com

Urusan penginapan selesai, ya. Lalu, enaknya berwisata kemana sih, di Pacitan?

1.Pantai Teleng Ria

Lokasinya hanya tinggal selangkah dari penginapan, Wuih, deket banget, ya! Bakal betah kayaknya saya main seharian di sini. Pantai Teleng Ria punya pasir putih dan ombak laut yang tenang. Membayangkan gegoleran di tepi pantai dengan pak suwami, trus si Kunyil dan si Utun asyik bikin istana pasir, atau kecipak-kecipuk berenang di pinggir sambil saling ciprat air laut, waaaahhhh pasti senang berlipat-lipat, deh! Akses ke pantai ini  mudah kok, hanya berjarak 3 km dari pusat kota. Sensasi alamnya  yang memukau bakal bikin ogah pulang 😛

2. Pantai Klayar

Pantai ini berlokasi di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo. Jaraknya sekitar 45 km dari kota Pacitan. Pantai Klayar ini objek wisata yang paling terkenal. Kenapa? Karena di pantai ini bisa ditemukan keunikan yang tidak ditemukan di tempat lainnya. Pasir putih, checked. Batu karang, checked. Tapi gak hanya itu, dong. Celah batu karang yang besar, saat diterpa ombak akan menghasilkan suara yang mirip suara seruling. Bisa bayangin, kan, saat ombak datang dan menerpa karang, saat itu pula terdengar bunyi siulan. Huiwwwww… unik banget, kakaaaaaak! Selain itu karang raksasa di sana, ada yang mirip bentuk Sphinx, lho.. Cucok banget buat jadi bekgron foto 😀

3. Pantai Soge

Di Pantai Soge bisa kita temukan Jembatan Soge yang memukau. Jembatan ini panjangnya sekitar 50 meter, dan jadi ikon jalur lalu lintas selatan Pacitan. Banyak wisatawan yang menyempatkan untuk berfoto saat melintasi Jembatan Soge, soalnya pipa lengkung di jembatan itu eye catching sih dengan warna birunya 🙂 Selain itu ada danau kecil berair payau yang juga bisa disinggahi.  Cukup membayar Rp15.000 untuk sewa speed boat, kita bisa menikmati beberapa kali putaran mengelilingi danau. Jangan lupa untuk mengabadikan moment sunset di pantai ini, ya.. splendid!

4. Sungai Maron

Kalau di Pangandaran ada Green Canyon Cukang Taneuh, di Pacitan ada Green Canyon Sungai Maron. Sungai ini memiliki  warna air yang hijau, jernih dan sejuk. Di sisi sungai dipenuhi pepohonan hijau, yang bikin wisata susur sungai berasa seperti jalan-jalan di Sungai Amazon, ha! Bagusnya berwisata ke sini saat hari cerah, karena saat hujan air sungai akan berubah jadi keruh, sekeruh hatimu saat patah hati. Liburan kan jadi gak asik, broh 🙂

Lokasi Sungai Maron cukup dekat dengan Pantai Klayar, tepatnya di Desa Darsono, Pringkuku, Kabupaten Jawa Timur. Harga tiket masuknya Rp2.000,- saja. Kalau berminat menyusuri Sungai, kita harus menyewa perahu dengan harga sewa berkisar antara Rp100.000,- hingga Rp150.000,- per perahu.

Info menariknya, setiap tahun digelar lomba dayung di Sungai Maron. Lomba dayung ini dilakukan di sepanjang sungai dengan garis finish di muara Pantai Ngiroboyo, pantai yang dipenuhi dengan aktivitas Water Tubing dan Surfing.

tempattempatindah.wordpress.com

 Sumber: tempattempatindah.wordpress.com

Puas berwisata di pantai? Tenang.. Pacitan sebagai Kota 1001 Goa sudah pasti lah, punya obyek wisata lain yang gak kalah menarik, yaitu… goa! *menurut ngana?*

5. Goa Gong

Goa Gong ini katanya goa terindah se-Asia Tenggara, dan saya yakin gak kalah indah dengan stalaktit dan stalakmit di Luray Caverns, Virgina, Amerika Serikat. Goa Gong terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Goa Gong memiliki pemandangan stalaktit yang indah. Dengan kedalaman 700-800 meter, Goa Gong punya tujuh ruangan raksasa dengan keunikan masing-masing. Di salah satu ruangan bisa ditemukan Sendang Bidadari dengan air yang sangat jernih. Di ruang yang lain, ada batu unik yang ketika ditabuh akan mengeluarkan bunyi seperti Gong. Jadi, tahu kan, dari mana asal nama goa ini. Gak usah takut gelap, karena Goa Gong sudah dipasangi lampu temaram yang memantulkan warna-warni cantik di dinding goa. Bahkan akses masuknya pun telah dibangun, untuk kenyamanan pengunjungnya.

Eh, tahu gak, bedanya stalaktit dan stalakmit? Jadi yang -tit adalah fosil batu yang menghunjam ke bawah, sedangkan yang -mit adalah yang menumbuh ke atas.

6. Goa Tabuhan

Kenapa namanya Goa Tabuhan? Karena di salah satu sudut goa terdapat kumpulan stalagtit yang dapat menghasilkan bebunyian seperti gamelan. Keunikan tersebut dijadikan sarana oleh warga setempat untuk membentuk kelompok gamelan dengan stalaktit dan stalakmit sebagai alat musiknya, dan bunyi-bunyian yang dihasilkan menjadi orkestra nada. Saya kurang mengerti sih, efek apa yang akan terjadi jika stalaktit dan stalakmit ini ditabuh, tapi saat berkunjung ke Luray Caverns, wisatawan dilarang menyentuh stalaktit dan stalakmit di sana, karena khawatir akan merusak proses alami yang terjadi pada bebatuan itu.

Eniweeeeey, Goa Tabuhan bertempat di Kecamatan Punung, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Goa Gong. Kedalamannya sekitar 100 meter, dan memiliki dua ruangan yang pada mulanya dijadikan tempat untuk bertapa saat goa ini belum dijadikan obyek wisata. Psssttt… konon dahulu goa ini juga jadi tempat Pangeran Diponegoro bertapa, lho…

7. Goa Luweng Jaran

Dalam bahasa jawa, luweng berarti lubang, dan jaran berarti kuda. Goa Lubang Kuda? Iya, konon jaman dulu ada satria berkuda yang hanyut ke dalam goa ini. Goa ini memiliki lorong yang sangat panjang dan terhubung dengan Goa lainnya, namun karena akses masuknya vertikal, yang banyak berkunjung ke sini adalah mahasiswa pecinta alam, karena untuk masuk ke dalam goa vertikal perlu keahlian khusus, serta ijin khusus dari Badan Kesbangpol dan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pacitan.

Goa Luweng Jaran terletak di Dusun Kasri, Desa Jlubang, sekitar 40 km dari pusat kota, dan menjadi goa terpanjang se-Indonesia dengan panjang total + 25 km. Wah, hebat ya, Pacitan!

Nah, bagaimana? Semoga bisa menjadi referensi liburan ke Pacitan, ya! Selamat berlibuuuur… 🙂

Sep 28

New Theme, New Me?

Setelah bertahan lama dengan theme Lonelytree yang sangat saya suka, akhirnya saya ganti theme jadi Hemingway. Gimana, bagus mana coba? Sebenernya agak berat untuk ganti theme secara saya suka suka suka banget ama theme sebelumnya. But life must go on, yes? Di umur yang sekarang ini harusnya jadi titik balik di hidup saya. So, perubahan besar dan kerelaan untuk melepaskan juga udah harus bisa saya lakukan dengan ikhlas. Dimulai dari yang ringan dulu, kakak, yaitu ganti theme blog 🙂  So, momennya juga sengaja dipas-pasin sama bulan kelahiran saya. Yah, yang namanya merelakan kan harus dimulai dari yang kecil-kecil dulu 😉 #entahkodeataufirasat #let’ssee

Eniwey, katanya justru hidup baru dimulai di umur ini, tapi buat saya ini adalah fase menjelang paruh baya, dan saya deg-degan lho. Mungkin saya mengalami krisis paruh baya secara dini, hahaha. Tapi beneran, saya merasa agak gamang, dan mulai berpikir bahwa ada banyak hal yang harus saya selesaikan, terutama dengan diri sendiri, dan ini saat penentuannya. Now or never. Ini titik baliknya. Saya harus mengubah banyak hal, mengubah cara pandang, berdamai dengan banyak hal, atau kalau tidak maka hidup saya akan selalu seperti ini saja.

Saya sering berpikir, apa sih yang sudah dicapai selama ini? Apa sih yang sudah saya lakukan bertahun-tahun ini? Kok banyak banget sih, hal-hal yang belum saya lakukan? Ada beberapa hal yang saya sesali, dan seandainya punya mesin waktu, mungkin pilihan yang saya ambil akan berbeda, dan mungkin jalan hidup saya akan berbeda pula. Tapi kemudian saya juga berpikir, kalaulah tidak mengalami semua kepahitan, kesalahan, dan jalur hidup yang demikian berliku, saya tidak akan jadi seperti saya sekarang ini, kan? Duuuh, kenapa malah jadi galau gak jelas, Maliiiihhh??

Something just not right.

Ya, saya sadar itu.  Tapi saya tahu tidak bisa terus menerus begini, atau the next 20 years ya saya ya bakal begini-begini aja. So, setelah nyasar ke twitternya Mak @irmasoulhealer, saya pikir beliau bisa bantu saya. Yah, at least saya harus coba, dong. Hasilnya seperti apa gak tau juga gimana. Maka saya menghadiahi diri saya sesi workshop di bulan Oktober nanti. Soalnya saya gak mau jadi gila, atau depresi, atau jadi manusia robot yang mengulangi hari demi hari dengan kehampaan yang sama. Termasuk suka lupa kalau tagihan kartu kredit itu harus dibayar, bukan untuk dipakai sesuka hati seolah duitnya gak berseri.

Happy belated birthday by the way 🙂

Seperti kata alay-alay di luar sana, October, please be nice to me.. 

PS: Update jam 18.35

Ternyata saya ngerasa ga sreg sama theme Hemingway.. akhirnya berlabuh ke theme Lontano yang super duper simple… Gak tau nih apa bakal ganti lagi atau gimana 🙂 sungguh masalah yang gak penting…

PS: Update 3 Okt

Ternyata masih gak sreg dengan theme Lontano, akhirnya berlabuh di theme Graphene.  Me likey!

Sep 16

SOLD: Spectra 9+ Murah 99% Baru

Waktu si Utun baru pulang ke rumah setelah dibrojolin di rumah sakit, pas umurnya baru lima hari, saya langsung pergi ke toko perlengkapan bayi yang paling deket dengan rumah. Ngapain? Tak lain dan tak bukan demi nyari breastpump buat si Utun.

Baca:  Pilah Pilih Breastpump 2016: Spectra 9+ VS Medela Swing Maxi

Tapi akhirnya si Spectra 9+ cuma dipake sekitar 3 kali doang. Karena saya kurang cocok ama tarikannya, saya beli Medela aja yang Swing Maxi. Sedangkan si Spectra 9+ langsung masuk dus lagi setelah dicuci.

Kalo baca review di sana sini Spectra 9+ ini banyak diminati ibuk-ibuk, lho. Sayang ih, saya gak cucok sama tarikannya. Padahal suka banget  ama motor unitnya yang ringkes, tapi informatif nunjukin udah berapa lama pumping. Manalah suaranya juga soft gak berisik. Belum lagi batrenya rechargeable. Jadi handy sekaligus hemat banget gak perlu beli batre lagi. Huhuhuhuhuhu… Apalah daya kita gak berjodoh ya, Spec.. 🙁

Nah, daripada si Spectra 9+ ini ngejogrog begitu aja gak kepake, padahal kondisinya bisa dibilang 99% baru, mau saya jual aja, ah.

Kartu garansi

Terus terang, saya belinya kemahalan, nih. Soalnya pas cek di salah satu toko online yang khusus jualin perlengkapan bayi, termasuk breastpump, Spectra 9+ ini harganya di kisaran 1,7 juta sekian. Sedangkan saya belinya 1,9 juta kurang dikit. Ya kalo ditambah ongkos kirim selisihnya gak terlalu banyak, kali ya. Cuma ya tetep aja nama pun mamak-mamak, pas nyadar udah beli dengan harga lebih mahal itu rasanya menghunjam jantung gitu, deh 😛

Printilan Spectra 9+

Trus ya, karena satu dan lain hal, saya gak bisa pake corong ukuran 24-25mm. Sakiiiiit banget 🙁 Saya kudu pesan corong tambahan yang ukurannya lebih besar. Untuk Spectra 9+ ini ukuran setelah 24mm adalah 28mm. Tapi tetep aja walau udah pakai corong lebih besar, tarikannya tetep bikin saya gak tahan. Syedih. Padahal corong tambahan ini lumayan harganya, 115 rebu beli di toko online andalan.

Beli corong baru yang lebih besar

Ada yang minat dan butuh Spectra 9+ dengan kondisi barang prima? Kamu bakal dapet:

  • Motor Unit
  • Adaptor
  • 2 botol bawaan, lengkap dengan tutup asi, nipple, dan tutup nipple
  • 2 dudukan botol
  • 2 corong, lengkap dengan bantalan silikon
  • 2 selang
  • 4 valve (yang 2 sebagai cadangan)
  • 2 backflow preventer kit supaya asi gak masuk ke mesin
  • bonus corong tambahan yang lebih besar, ukuran 28mm
Saya lego Rp 1.450.000 aja, subsidi ongkos kirim Rp 10.000 untuk pengiriman dalam Pulau Jawa, dan Rp 20.000 untuk pengiriman keluar Pulau Jawa. This stuff must go daripada menuh-menuhin lemari 🙂 So kalau minat kirim email aja ya, lebih lanjutnya bisa whatsapp-an untuk serious buyer. Nawar boleh kok, asal jangan Afgan.. Hihihi.. udah kayak seller olshop beneran gak nih 😛 

Paket lengkap.. let me know kalau pengen tau detil isi kantongnya 😀

 

Sep 15

Kapan Sebaiknya Mendengarkan Musik?*

Menurut saya semua orang menyukai musik. Tentunya saya salah satunya. Lagian siapa sih yang nggak suka? Musik itu gak bisa dipisahkan lho, dari hidup kita *sotoy mode on*. Coba aja diingat, dalam keseharian pasti kita bakal dengar musik, entah itu gak disengaja karena ada tukang tahu bulat lewat, atau karena emang niat banget pengen dengerin lagunya penyanyi favorit. Jangan salah, musik itu memberi banyak manfaat, karena dengan mendengarkan musik membuat kita jadi lebih tenang dan fokus melakukan banyak hal. Eh, apa itu mah cuma saya doang ya? Hehe…

Tetapi ternyata ada waktu-waktu tertentu yang bikin musik jauh lebih berguna lagi, lho. Coba deh, mendengarkan musik di beberapa kesempatan ini, supaya kita menjalani hari dengan lebih bersemangat dan produktif.

Mendengarkan Musik Saat Bekerja

Bagi sebagian orang mendengarkan musik favorit saat bekerja akan membuat tubuh dan pikiran jadi lebih fokus. Wuih, saya banget ini mah. Kalau kerja di kantor tanpa diiringi musik rasanya hati jadi hampa. Gak bersemangat. Maunya malah makan melulu *lho*. Gak perlu pasang volume kencang, ntar bisa ditimpuk teman kerja di sebelah, siapa tahu selera musiknya beda. Kita enjoy dengerin dangdut sambil joget sekaligus bikin laporan keuangan misalnya, ehhh… yang di sebelah kebetulan sukanya Andrea Bocelli, bisa dimanyunin seharian dong. So, volume kecil saja sudah cukup kok untuk boost suasana kerja jadi lebih bersemangat.

Sesaat Sebelum Tidur

Nah, ini juga saya banget. Bersiap tidur dalam keheningan sambil bengong is a big no no. Takut kalau tiba-tiba malah ada suara perempuan nangis dari balik gorden 🙁 Mendengarkan musik favorit udah paling bener, nih. Pilihan musik yang paling tepat untuk menemani waktu tidur adalah musik-musik berirama lembut. Emangnya situ bisa bobok sambil dengerin Bring Me To Life-nya Evanescence? Jagoan sih kalo bisa 😀 Bahkan para peneliti menyatakan bahwa mendengarkan musik sebelum tidur bisa meringankan gejala insomnia, karena kinerja otak akan menjadi lebih rileks dan lebih mudah mengantuk dengan mendengarkan musik yang lembut.

Ketika Sedang Bad Mood

Ahhhh… jadi ingat masa-masa diputusin pacar! Manalah saat itu lagi hits banget lagunya D’Masiv yang Cinta Ini Membunuhku. Duuuhhh… berasa kayak lagi jadi model video klip gak sih… Nangis meluk bantal sambil diiringi suara Mas Ryan. Hayooo, siapa lagi yang related banget sama lagu itu? Beneran deh, bad mood gak bakal ganggu pikiran kita bila kita menyiasatinya dengan mendengarkan musik. Pilihan musiknya bebas kok. Musik nge-beat kayak Karma-nya Coklat pernah jadi lagu kebangkitan teman saya waktu dia lagi patah hati, atau musik menye-menye sesuai selera (saya). Gak  sampai setengah jam mendengarkan musik, perasaan kita pasti akan jadi lebih baik, sehingga kita pun siap menyelesaikan berbagai tugas lain yang sudah menanti. Kalau ternyata butuhnya berminggu-minggu atau berbulan-bulan bad mood-nya, gimana? Hmm… itu mah baper aja kelessss… 🙂

Makan Pun Bisa Ditemani Musik

Mengapa banyak restoran yang menyetel musik?

Katanya sih, mendengarkan musik sewaktu makan akan membuat orang lebih tenang. Lebih menakjubkan lagi, makan ditemani alunan musik lembut bisa membuat kita menyantap makanan lebih sedikit daripada porsi biasanya. Hal ini sangat baik untuk mencegah asupan kalori yang berlebihan. Well, khusus saya nih, kalau makan sambil mendengarkan musik biasanya malah….. nambah porsi! Hahahaha… pantes susah kurusnya 😛

Ingin merasakan pengalaman mendengarkan musik yang menakjubkan? Pakai dong MP3 player berkualitas. Gampil banget kok, nyarinya. Sekarang kan MatahariMall juga jual MP3 player Sony yang sudah teruji kualitas dan ketahanannya. So, mendengarkan musik asyik dari MP3 player kesayangan bakalan bikin hari-hari lebih asoooyyyyy!

Aug 04

Coba Lipstik Nu Skin

Saya masih belum sembuh dari hobi jajan lipstik, nih. Abisan gimana, ya, masalah saya tuh bibir yang kering dan suka pecah-pecah. Kalo udah kering banget suka iseng saya keletekin, kadang-kadang ampe berdara 🙁 Sedih banget sebenernya punya bibir model begini. Udah pake berbagai model lip balm juga gak ngaruh, deh. Ngaruhnya cuma jam berapa bibir bakal ngeletek, itu doang.

Baca : Kepincut Lip Palette Wardah

So far lipstik yang lumayan bersahabat ama bibir tuh Stila, dan kebeneran saya punya yang Patina. Tapi mahalnya ampun, deh. Jadi saya cuma punya satu aja, dan pakenya disayang-sayang. Gak apalah ke kantor pake lipstik lain aja. Ngeletek juga ga ada yang peduli 😛 Untuk ngantor favorit saya sih Purbasari No. 89. Warnanya super tsakep, dan kayaknya banyak banget yang pake. Abis tiap kali ke Borma buat repurchase, kok ya abis melulu. Syedih..

Baca : Demam Lipstik Purbasari 

Entah udah berapa kali saya bagai beli lipstik dalam karung. Main beli aja, hanya karena warnanya lucu. Padahal mah kalo diliat-liat koleksi lipstik saya warnanya itu-itu aja, beda-beda tipis. Ada obatnya gak sih untuk model penyakit kek gini? Hahahaha… Udah berapa biji lipstik yang akhirnya saya kasihin aja ama OB eh, OG di kantor, karena ternyata warna atau teksturnya ga cocok buat saya. Herannya, sampai sekarang masih belum kapok juga 😛

Nah, makanya pas ditawarin lipstik yang dijual secara MLM ama ibu-ibu di sekolahan si Kunyil, saya beli aja sekaligus dua. Katanya kandungannya bagus banget, gak bikin bibir item, gak bikin ngeletek, bahkan ada anti-agingnya. Saya pilih warna Flushed ama Dusty Pink, yang kalo diliat-liat ya warnanya mirip sih. Cuma karena ditawarin harga distributor dan katanya juga lagi diskon, ya berasa beruntung banget. Jadinya belilah dua bijik lipstik, padahal ga perlu-perlu banget sihhh -__-

Berhubung fotonya kehapus, saya pake gambar hasil googling, ya..

Saya beli no 6 dan 8, warnanya padahal mirip ya 🙁

Trus, gimana hasilnya?

Ya tetep ngeletek aja sih 🙁 dan yang flushed itu bikin muka keliatan pucet banget karena tone-nya dingin gitu deh. Udah dua kali pake lipstik itu, dan dua kali pula disangka lagi sakit. Pffftttt. Jadi untuk sementerus yang flushed itu gak akan dipake dulu, ah.

Sekian laporan per-lipstik-an untuk kali ini. Nanti disambung lagi, secara saya baru aja pesen lipen oriflame, hiihihihihihii… Why another lipstick? Well.. why not? 

Baca : If It’s Worth Buying, It’s Worth Buying Well 

Older posts «

» Newer posts