Posts Tagged ATM Mandiri dijebol

uangku kembaliiiii…

Posted by on Monday, 16 November, 2009

Masih ingat, dong dengan cerita saya yang ini? Pasti masih, karena topik ini juga saya singgung di postingan terakhir, hehe.

Syukur alhamdulillah ternyata doa saya didengar. Gak cuma didengar, tapi juga dikabulkan! Jadi ya, selama kehilangan uang itu saya gak pernah lupa baca doa ya roddad urdud ‘alayya dlollati. Yah, minimal lima belas kali sehari, deh. Beneran!

Menurut uwak saya, itu adalah doa ketika kita kehilangan sesuatu, dan ingin supaya barang yang hilang itu kembali. Ehm, sebenarnya agak surprise juga karena doa saya yang ini kok cepat sekali dikabulkan. Kenapa gak doa di urutan teratas daftar doa saya aja yang dikabulkan? Hihiihi kok malah nawar, dasar ga tau diri.. !

Sebelum mulai ngelantur, sampai mana tadi, ya?

Oh ya, kamis pagi tanggal 12 tuh saya ditelpon pihak Bank Mandiri di Bandung, tempat saya mengadu kehilangan itu.. Saya diminta datang untuk tanda tangan surat kuasa. Lah, saya kan di Jakarta, mana bisa langsung datang ke Bandung begitu aja di jam dan hari kerja?

Ternyata ada solusi yang lebih menguntungkan buat saya. Saya dibolehkan datang ke Bank Mandiri di gedung kantor tempat saya membuka rekening. Aiihh, itu mah gampaaaaang! Saya tinggal turun aja pakai lift, sampai di ground, belok kanan, sampai deh.

Surat kuasa yang harus saya tandatangani ternyata sudah dikirim via email, dan saya hanya tinggal membubuhkan materai dan tanda tangan. Simple banget, ya?

personalmoneystore.comItu kejadian hari kamis. Hari jum’atnya saya print buku tabungan, dan ternyata oh ternyata… uang saya sudah masuk rekening sejak kamis! uang yang hilang kembali utuh! DIGANTI SEMUA!

Wooooowwww… keren banget!

Kenapa keren? Karena…

  1. Uang saya kembali utuh, padahal saya udah diwanti-wanti banyak teman untuk gak ngarepin duitnya balik. Kalopun balik paling yang 2,1jt aja. Yang tarik tunai gak mungkin balik lagi, begitu kata teman saya.
  2. Waktu yang dijanjikan untuk menyelesaikan masalah ini adalah 14-45 hari kerja. Kenyataannya? Saya lapor tanggal 1 November, dan tanggal 12 november uang pengganti sudah ada di rekening

Keren, kan?

Makanya hari ini saya mau berterima kasih pada:

  • Allah SWT, karena mengabulkan doa saya
  • Temannya Flora di Bank Mandiri, Ibu Mawar, yang gak saya kenal tapi ternyata care banget ama progres kasus saya. Ibu Mawar yang ngurusin, ya?? Makasih bangeeeet… kapan-kapan ketemuan saya traktir ngopi-ngopi, deh..
  • Flora my best pren, yang udah bersedia nganter jalan-jalan ke Sarinah dan ngopi-ngopi ga jelas di tempat fiktif itu, hihi.. Bu, hebat deh yeiy.. sesama bunga memang akrab ya?? Flora and Mawar, see??
  • Renne dan Agnes yang sudah berbaik hati melipur lara hati saya minggu lalu dengan menraktir makan-makan sampai kenyang, salah.. yang betul sampai kekenyangan, heuheu
  • CS di Bank Mandiri Bandung dan gedung kantor saya, yang tetap tersenyum manis walau sempat saya jutekin dan judesin, hihi.. maap yaaaaaa kan judulnya juga lagi panik jaya ;p
  • Teman-teman dan keluarga yang udah bersedia mendengarkan kronologis cerita kehilangan uang itu berulang-ulang sampai sayanya aja bosan cerita, eh… tapi kan waktu itu saya ditanya-tanya melulu, makanya ceritanya diulang-ulang kayak kaset rusak!
  • Semua pihak yang ga bisa saya sebutkan satu per satu, yang udah ngedoain, ngasih support, dan minjemin duwit.. wkwkwkwkwkwkwkwkw…

Lebay? Biarin… pokoknya alhamdulillah dan terima kasiiiiiihhhhh…

PS:

Ehhh, lupa.. masih ada terusannya nih.. Sementara ini saya tetap pakai rekening saya yang lama, lagian nomor rekeningnya tuh nomor cantik, jadi sayang juga kalau ditutup. Tapi kartu atmnya dikembalikan ke bank dan diganti dengan yang baru. So, kalau kartunya nanti udah jadi, saya akan menerapkan cara yang dipakai banyak teman saat transaksi di atm, yaitu:

  • Hanya bertransaksi di atm gedung kantor atau atm yang ada di bank, big no no untuk atm di tempat umum seperti mall atau restauran. Buat saya sih BIG NO NO untuk atm di toko kue itu..
  • Setiap selesai transaksi dan kartu atm sudah keluar, masukkan lagi kartu, tapi kali ini masukkan pin yang salah.

Gitu katanya.. semoga memang cara ini yang paling tepat untuk menjaga keamanan kartu atm kita. Yang lain tetap hati-hati yaaaa..

ATM Mandiri dijebol :(

Posted by on Monday, 2 November, 2009

antara-sumbar.comATM Mandiri saya dijebol orang. Caranya? Mana saya tau. Saya terakhir pakai kartu atm saya di ATM Mandiri Kartika Sari jalan Dago jam 8.24 pagi. Hanya untuk beli pulsa saja, dua kali. Setelah itu hampir seharian saya jalan-jalan di Bandung dengan ibu saya. Ke tukang jahit, ke salon, berkunjung ke kerabat, dan mampir ke Bandung Indah Plaza.

Lalu sekitar jam sembilan malam saya mampir ke drive through ATM Mandiri di jalan Riau untuk tarik tunai. Apa yang terjadi saudara-saudara? Sisa saldo saya hanya tujuh puluh lima ribu rupiah saja.

Padahal ya, hanya sehari sebelumnya saya memindahkan dana tabungan saya dari bank lain ke Bank Mandiri. Jumlahnya delapan juta rupiah. Walaupun uang yang hilang tidak sebesar kasus pembobolan ini,  atau yang ini,  tapi untuk saya jumlahnya besar. Setidaknya saya bisa beli seekor sapi lokal dengan nilai uang segitu. Dari delapan juta rupiah saya baru sempat mengambil delapan ratus ribu untuk bayar ini itu. Sisanya duduk manis di rekening Bank Mandiri saya.

Ya, duduk manis untuk diambil pencoleng keparat! Entah siapa dan bagaimana caranya bermain. Bukan dengan cara ini. Yang jelas out of the blue ada dua kali penarikan tunai sejumlah lima juta rupiah dan  satu kali transfer Rp 2.100.000 ke BII lewat salah satu ATM Bersama di daerah Pondok Mas Baros Leuwigajah, daerah Cimahi.

Yup, tujuh juta seratus ribu rupiah amblas begitu saja. Apakah Bank Mandiri akan mengganti uang saya? Entah. Saya baru buat laporannya kemarin. Saya juga laporkan ke polisi, dibuatkan BAP berisi belasan pertanyaan. Pihak Bank menyuruh saya menunggu 14 hari kerja untuk mengusut masalah penarikan tunai, dan 45 hari kerja untuk masalah transfer. Sementara buat saya menunggu adalah hal paling menyebalkan.

Saya sudah blok kartu ATM saya, walau tak berguna juga karena toh sisa saldonya hanya segitu. Dimakan biaya administrasi juga habis. Tapi saya kapok menyimpan dana lebih dari hmmm, let’s say seratus ribu rupiah, di Bank Mandiri. Keluarga saya yang juga nasabah Bank Mandiri juga sudah sepakat untuk memindahkan dana ke bank lain.

Saya ingin ATM Bank Mandiri di toko kue Kartika Sari diperiksa. Saya ingin pelakunya bisa ditangkap supaya hal ini gak terjadi pada orang lain. Kalau kamu punya rekening di Bank Mandiri, mulailah waspada. Serem juga kalau kejadian kayak kasus yang ini. Saya ingin Bank Mandiri memperbaiki sistem keamanannya. Dan yang paling penting: Saya ingin uang saya kembali.

Saya sebaaaallllll. Sebaaaaallll. Sebal sesebal-sebalnya. Sistem pengamanan macam apa yang dimiliki Bank Mandiri hingga uang saya bisa hilang begitu saja? Masa Bank Mandiri kalah canggih dengan pencoleng?? Saya menjadi nasabah Bank Mandiri kan karena percaya bahwa uang saya akan aman disimpan di situ. Kalau bisa dengan gampangnya dibajak, kan mending saya simpan uang di celengan saja. Atau di buluh bambu. Atau di bawah kasur.

Saya juga sedih, karena saya punya banyak rencana dengan uang itu. Rencana yang melibatkan banyak orang. Sekarang, saya mesti putar otak untuk bisa menjalankan rencana tersebut dengan dana yang minim.

Ya roddad urdud ‘alayya dlollati…

Ya roddad urdud ‘alayya dlollati…

Ya roddad urdud ‘alayya dlollati…