…un pied à terre…
October 2, 2009 by pipitta

gempa, oh gempa…

Gempa. Lagi-lagi gempa. Sekali lagi kita dihajar gempa.

Setelah gempa dan tsunami di Aceh tahun 2004 lalu, gempa di Tasikmalaya yang getarannya terasa sampai di kantor saya di Jakarta, tampaknya gempa Padang ini juga sangat dahsyat. Ngeri sekali melihat dampaknya, sejauh yang bisa saya pantau melalui televisi.

Doa saya bersama mereka. Untuk keluarga yang kehilangan suami, istri, anak, saudara, kerabat, harta, dan nyawa. Juga untuk mereka yang terpaksa mengungsi, dan yang terluka, semoga dikuatkan Allah SWT. Digantikan yang lebih baik, dan selalu ada dalam lindungan-Nya.

Nah, bicara soal gempa, jadi sebetulnya kita harus gimana sih, saat terjadi gempa? Sewaktu gempa Tasik yang terasa sampai Jakarta itu, saya sampai kalang kabut dan pusing kepala. Memang sih, gak sampai histeris, cukup sigap membawa HP dan tas saya. Bahkan kepikiran untuk mengganti sendal dengan sepatu di kolong meja. Setelah itu ikut berduyun-duyun dengan yang lain turun tangga darurat. Yang ada di kepala saat itu hanyalah gimana caranya saya cepet-cepet keluar dari gedung. Jalannya hanya lewat tangga darurat karena lift langsung mati. Dan saya pernah baca entah di mana jangan pakai lift saat sedang gempa atau kebakaran. Sepertinya banyak orang yang berpikir sama, karena di  tangga darurat orang-orang berebut turun menuju luar gedung. Berisiknya jangan ditanya: ada yang bertakbir, ada yang aduh-aduhan, ada juga yang marah-marah karena barisan orang didepan turunya ‘lelet’. Huh, ga mikirin apa, kali aja ada ibu hamil yang mesti hati-hati turun tangga?

Saya coba googling dan nemu artikel tentang Segitiga Kehidupan, yang berisi panduan apa yang harus kita lakukan jika terjadi gempa. Tapi ternyata panduan itu dibantah kebenarannya. Itu hanya hoax belaka! Buseeeettt.. untung aja gak saya praktekin kemarin ini. Salah dapat informasi akibatnya bisa fatal, dong. Penjelasan tentang ini bisa dilihat di blognya Mas Pri.

Jadi mesti gimana??

Well.. saya nemu link dari American Red Cross. Masih dalam bahasa Inggris. Tapi intinya, menurut PMA (Palang Merah Amerika) ini, kalau terjadi gempa teknik penyelamatan diri yang dilakukan adalah: Drop, Cover, and Hold On, dengan catatan:

The American Red Cross, being a U.S.-based organization, does not extend its recommendations to apply in other countries. What works here may not work elsewhere, so there is no dispute that the “void identification method” or the “Triangle of Life” may indeed be the best thing to teach in other countries where the risk of building collapse, even in moderate earthquakes, is great.

Blah. Makin puyeng aja, dong. APA YANG HARUS DILAKUKAN?? Sementara saya harus cukup puas dengan membaca ini:

TINDAKAN KITA SAAT TERJADI GEMPA BUMI

Jika gempabumi menguncang secara tiba-tiba, berikut ini 10 petunjuk yang dapat dijadikan pegangan dimanapun anda berada.

DIDALAM RUMAH
Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan keluarga anda. Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda. Jika anda tidak memiliki meja, lindungi kepala anda dengan bantal. Jika anda sedang menyalakan kompor maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.
DI LUAR RUMAH
Lindungi kepala anda dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan, tas atau apapun yang anda bawa.
DI MALL, BIOSKOP, DAN LANTAI DASAR MALL
Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.
DI DALAM LIFT
Jangan menggunakan lift saat terjadi gempabumi atau kebakaran. Jika anda merasakan getaran gempabumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.
DI DALAM KERETA API
Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.
DI DALAM MOBIL
Saat terjadi gempabumi besar, anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. Jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.
DI GUNUNG/PANTAI
Ada kemungkinan lonsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.
BERI PERTOLONGAN
Sudah dapat diramalkan bahwa banyak orang akan cedera saat terjadi gempabumi besar. Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang berada di sekitar anda.
EVAKUASI
Tempat-tempat pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan jika kebakaran meluas akibat gempabumi. Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki dibawah kawalan petugas polisi atau instansi pemerintah. Bawalah barang-barang secukupnya.
DENGARKAN INFORMASI
Saat gempabumi besar terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas.

Source dari sini


Well.. ada yang mau nambahin??

  •   •   •   •   •
September 9, 2009 by pipitta

hibernasi

Hibernation is a state of inactivity and metabolic depression in animals, characterized by lower body temperature, slower breathing, and lower metabolic rate.

Itu menurut link ini. In a away, saya juga hibernasi. Tidak aktif ngeblog dan depresi karena timbangan saya ga turun-turun, padahal bulan puasa udah lewat dua minggu.

Apakah sekarang saatnya bangun?semangat

Hihihi, mestinya dari berminggu lalu, yah. Puasa kan gak bisa dijadiin alasan kenapa produktivitas kita menurun, padahal Perang Badar berlangsung saat Ramadhan.

Semangat yuuuukkk… udah kelamaan nih malas-malasannya… Mulai lagi cerita, posting gak penting, or whatever lah.. ;p

  •   •   •   •   •
July 15, 2009 by pipitta

bangsa yang paling bahagia…

Saya iseng blogwalking ke rumah irma dan nemu tulisan yang bagus sekali. Setidaknya bagus menurut saya, lho. Jadi ternyata kebahagiaan itu berhubungan erat dengan rasa syukur yang kita miliki. Yeahh, tentunya kamu sudah dengar ini sebelumnya.. Tapi dengan tulisan ini saya ingin mengingatkan diri untuk selalu mensyukuri semua hal…

“Bersyukur, dan berbahagia…”

Yang mau baca, silakan:

… dikutip dari milis b2w-indonesia@yahoogroups.com

——————————————————————————————————————————————————

Ada hasil survei terbaru yang lumayan menghebohkan baru-baru ini. Siapakah  “Bangsa yang Paling Bahagia di Dunia”? Apakah bangsa yang paling makmur?  Paling kaya-raya di dunia? Ternyata tidak juga. Amerika hanya ada di urutan 23. Banyak bangsa-bangsa terkaya, menurut survei ini justru tidak terlalu bahagia. Berdasarkan data yang dikumpulkan Adrian White dari Universitas  Leicester, dengan sumber-sumber yang ekstensif (UNESCO, CIA, the New Economics Foundation, WHO, etc), dan mencakup 80.000 responden di seluruh dunia, maka diperoleh hasil, bahwa bangsa paling bahagia di dunia  adalah…  DENMARK. Dan dari sini juga dihasilkan peringkat global bangsa-bangsa,  dari yang paling bahagia sampai yang paling tidak bahagia.

Inilah daftarnya (20 besar, Satisfaction With Life Index) :
1. DENMARK
2. Swiss
3. Austria
4. Islandia
5. Bahama
6. Finlandia
7. Swedia
8. Bhutan
9. Brunei
10. Canada
11. Irlandia
12. Luxemburg
13. Kosta Rika
14. Malta
15. Belanda
16. Antigua
17. Malaysia
18. Selandia Baru
19. Norwegia
20. Seycheles

Dan yang lainnya :
23. Amerika
26. Australia
35. Jerman
41. Inggris
53. Singapura
64. INDONESIA
76. Thailand
82. China
90. Jepang
102. Korea Selatan
125. India

Dan 3 negara yang paling merana hidupnya adalah :
176. Kongo
177. Zimbabwe
178. Burundi.

INDONESIA, lumayan, berada di urutan tengah, dan lebih bahagia dibanding
saudara-saudaranya sesama manusia di Thailand, China, Jepang, Korea, dan
India. Padahal Jepang, Korea Selatan, dan China jelas-jelas jauh lebih kaya
dan makmur dibanding kita.

Kebahagiaan disini diukur dari kepuasaan subyektif masyarakatnya pada
Tingkat Kesehatan (dan juga akses kesehatan murah), Kekayaan Relatif, dan
Akses Ke Pendidikan. Bangsa yang sehat dan ongkos kesehatannya terjangkau, memiliki kekayaan yang cukup, dan tingkat pendidikannya cukup baik katanya akan relatif lebih bahagia.

Tapi faktor yang juga penting disini adalah tingkat Pengharapan, atau
Ekspektasi terhadap hidup. Semakin rendah ekspektasi masyarakatnya, makin mudah dia bersyukur dan berbahagia. Sedang makin tinggi ekspektasi
seseorang, makin banyak Keinginannya, makin sulit dia merasa puas, dan bahagia.

DAN KENAPA DENMARK PALING BAHAGIA?

Berdasarkan penelitian, orang-orang Denmark sangat bahagia karena mereka selalu merasa hidup mereka cukup. Contentment. Mereka tidak sekaya orang Amerika atau Jepang, tidak punya mobil atau rumah super mewah, tapi mereka bersyukur dengan hidup mereka. Mereka kemana-mana juga lebih suka jalan kaki atau naik sepeda, karena lebih menyenangkan, santai, dan udaranya juga segar. Dan mereka tidak usah pusing soal banyak hal, dari mobil yang mesti bagus, pembayarannya, perawatannya, bensinnya, atau macet di jalan. Naik sepeda memang menyenangkan.

Mereka tentu juga ingin hidup lebih baik, sukses, materi, tapi tidak  merasa
perlu sampai diperbudak kesuksesan. Sukses itu penting, tapi menikmati
hidup, keluarga, dan teman adalah nilai hidup yang utama, dan sukses tidak
perlu mengganggu hal itu. Pendidikan disana gratis. Begitu juga dengan biaya kesehatan, dan Jaminan penuh untuk Hari tua. 3 hal yang mungkin terpenting dalam hidup, dan mereka menikmatinya dengan gratis berkat pemerintahan  yang baik.

Masyarakat Denmark ternyata juga cenderung punya harapan yang rendah.
Mereka berusaha, tapi tidak pernah berharap macam-macam. Ini membuat tiap kesuksesan kecil saja sudah membuat mereka begitu bahagia. Dan bila gagal, mereka lebih gampang menerimanya, dan mereka bisa langsung mulai berusaha lagi. Begitu saja.

Dan bangsa-bangsa lain yang “tidak bahagia”, termasuk banyak negara terkaya di dunia, adalah yang orang-orangnya cenderung tidak pernah puas. Mereka terdikte keinginan dan ambisi-ambisinya. Amerika contohnya punya american dreams. Masalahnya, dan ironi terbesarnya adalah, kalau anda sampai begitu bernafsunya mengejar kebahagiaan (dan kebahagiaan yang lebih besar), anda justru akan terjebak. Terjebak dalam pertempuran merebut kebahagiaan yang tidak pernah berakhir, dan anda justru tidak akan pernah merasakan kebahagiaan itu. Dan ini terbukti secara saintifik.

“Happiness is as a butterfly which, when pursued, is always beyond our
grasp. But which if you will sit down quietly, may alight upon you,”
–  Nathaniel Hawthorne  –

Dan itulah bangsa paling bahagia di dunia. Denmark. Sebuah bangsa dengan masyarakat yang:
1. Bersyukur, bersyukur, bersyukur
2. Punya impian dan keinginan yang realistik
3. Tidak membanding-bandingkan dengan orang lain
4. Jaminan dari pemerintah yang cukup

  •   •   •   •   •
July 6, 2009 by pipitta

(akhirnya) ngomongin Michael Jackson

Heran aja, kenapa sih repot amat soal lagu Give Thanks to Allah? Buat saya kalo emang suka lagunya ya sok aja dengerin, mau penyanyinya Michael Jackson atau Zain Bikha mestinya ga jadi masalah, dong?

mjLebih heran lagi waktu iseng nonton tayangan di TV, seorang pembeli kaset bekas di daerah Cihapit berkomentar dia berburu lagi kaset MJ karena menurutnya Jacko ini muslim. Hayah, plissss deeeeeehhhh.

Buat saya pastinya ga ada hubungannya antara musik dan agama yang dianut penyanyinya. Kalau saya suka lagunya, ya suka aja. Penyanyinya mau muslim, kristen, hindu, buddha, konghucu, pagan, atau apalah, itu mah urusan dia sendiri. Terserah. Titik.

Dan ya, saya suka lagu-lagu Michael Jackson. Bukan karena (konon) dia sudah pindah agama jadi Islam. Apakah dia taat beribadah sebagai umat Kristen Saksi Jehovah pun saya gak mikirin. Lagu-lagunya yang jadi favorit saya pun bukan lagu yang video klipnya gencar ditayangkan di TV, dan mulai dijadikan RBT.

Saya suka sekali Liberian Girl, Man In The Mirror, Who Is It, dan Ben. Oh ya, Smooth Criminal juga. Yang lainnya Will You Be There dan Smile.

Saya gak terlalu suka Heal The World dan You Are Not Alone, walau sedikit hapal syairnya. ABC yang dinyanyiin bareng Jackson 5 juga gak suka. Bahkan saya gak suka lagu Thriller dan Black or White, walau senang lihat video klipnya yang keren.

Ini semua masalah selera kuping aja. Jadi walaupun vokalis Debu ganteng banget, saya belum ‘nemu’ lagunya yang klik di kuping, hehe… makanya saya gak bisa bilang saya suka banget ama lagunya. Saya malah lebih suka dengar suaranya Opick. Gak peduli dia gak seganteng Mustafa – Debu. Wahahaha… Maaf ya Opick.. ;p

Btw, saya suka banget suara Andrea Bocelli. Dahsyat. Makanya sempat beli albumnya yang Sacred Arias. Hanya supaya bisa dengar suaranya ;p

gambar dari sini

  •   •   •   •   •
June 11, 2009 by pipitta

amanah seukuran pas foto

Saya mendaftarkan suami sebagai peserta tambahan di provider kesehatan kantor saya. Setelah isi formulir, saya serahkan pas foto suami sebagai pelengkap persyaratan. Petugas yang menangani permohonan saya menjanjikan kartu tersebut akan selesai dalam waktu dua hari.

Satu minggu lewat tanpa kabar. Hari ini saya tanyakan nasib kartunya. Ternyata kartu belum selesai dengan alasan tidak ada foto. Lho, jadi foto yang saya serahkan dulu itu dikemanakan? Masa ditaruh di dalam dompet petugasnya?

Saya minta langsung dihubungkan dengan petugas yang dulu menerima formulir saya. Pada akhirnya sih dia mengakui sudah terjadi kelalaian, apalagi saya merepet panjang pendek dan mempertanyakan :

  1. Kenapa foto bisa sampai hilang? Itu kan salah satu bentuk amanah, dong.. Masa amanah sekecil foto 2×3 aja gak bisa handle?
  2. Kenapa gak ada info bahwa foto hilang? Jadi kalau sampai bulan depan saya gak tanya kartu, sebulan juga kartunya dicuekin sampai akhirnya saya tanya?

Well,  sore tadi si petugas datang ke tempat saya untuk mengambil foto yang baru, berarti pas foto suami betul-betul dinyatakan hilang. Bukan keselip atau apalah. Dia juga bilang kartunya akan selesai BESOK.

Saya yang udah kenyang marah-marah via telpon tadi udah malas komentar. Terserahlah mau jadi kapan. Ditambah ilfil juga karena dia datang bawa teman satu orang. Ngapain? Takut saya omelin lagi? Atau takut saya kepruk pakai buku laporan keuangan?

Tapi sekarang saya jadi kepikiran, apa selama ini saya juga udah teguh menjalankan amanah yang dipercayakan?

Jangan-jangan tanpa disadari saya pernah melalaikan amanah yang lebih besar daripada pas foto ukuran 2×3.

Duhduhduh, ampun ya Allah.. :(

  •   •   •   •   •
June 3, 2009 by pipitta

Bebaskan Prita Mulyasari!

Setelah heboh kasus Manohara Odelia Pinot, tampaknya akan ada satu kasus lagi yang bikin heboh. *Bukan maksud membandingkan bobot kepentingannya, tapi lebih ke bombardir berita yang saya terima.. ;p*

Kali ini tentang Prita Mulyasari. Saya sendiri baru baca beritanya di halaman depan sebuah koran nasional tadi pagi.

Singkatnya, Ibu Prita yang berobat di RS Omni Internasional tidak puas dengan penanganan salah satu dokter di sana, ketika pindah ke rumah sakit lain, ia merasa dipersulit untuk memperoleh hasil lab dari RS Omni Internasional. Lalu Ibu Prita menulis kronologi pemeriksaan kesehatannya melalui email pribadi yang kemudian tersebar di berbagai milis, termasuk di salah satu situs berita.

Pihak rumah sakit kemudian menuntut Ibu Prita dengan alasan pencemaran nama baik.

What the h**l???

Jadi begitu buka komputer saya langsung cari berita tentang beliau. Selesai baca ini dan ini saya betul-betul jengkel. Keterlaluan banget sih langkah-langkah yang diambil pihak rumah sakit itu. Saya malah makin yakin kalau saya GAK AKAN PERNAH berobat di sana.

Belum lagi sewaktu pengacara rumah sakit itu koar-koar gak takut dengan gerakan boikot yang digelar di situs facebook. Hm, oke deeeeyyyhhh… let’s see…

Saya sudah pasang banner di sini, kamu mau pasang banner juga?

up date jam 16.58

Selesai meeting sebelum pulang kantor, saya nyempetin baca perkembangan kasus Bu Prita. Ternyata beliau sudah dibebaskan dari Lapas Wanita dengan alasan kemanusiaan. Wow, saya acungkan dua jempol untuk dukungan, support berikut gempuran gencar para blogger di dunia maya bagi Bu Prita.

Sayangnya Bu Prita masih dikenakan status tahanan kota. Padahal yang kita inginkan tentunya bebas tanpa syarat, dong…

Hey, OMNI… what do you think?

Update:

Setelah didesak dan disorot banyak pihak, akhirnya Ibu Prita bebas juga secara hukum. Bisa dilihat di sini dan di sini

  •   •   •   •   •
March 16, 2009 by pipitta

buntu

Otak masih buntu, nih.

Tawaran kemarin masih belum saya penuhi. Blah. Payah.

Mestinya menulis gak usah menunggu mood. Mestinya menulis gak usah menunggu momen. Menulis, ya menulis.

Tapi otak saya buntu, gak tahu harus mulai dari mana. Mulai dengan kata-kata apa.

Arrrrggghhhh…

  •   •   •   •   •
March 12, 2009 by pipitta

orderan nulis

Selagi sibuk banget main pet society, tiba-tiba Mbak Titi nyapa. Dan terjadilah perbincangan singkat itu:

9:00am Titi

pit, kamu bisa tuliskan bagaimana kamu “berkenalan” dengan timor-leste?

9:00am Pipitta

bisa aja.. buat apaan, mbak?

9:01am Titi

aku mau buat “catatan” tentang 1999, referendum

kirimkan ke titisupardi@*****.com –> sorry, yang ini saya edit

juga ceritakan bagaimana kamu diangkat anak oleh xanana

9:02am Pipitta

wahahaha… masih inget aja cerita diangkat anaknya hihihi boleh.. kapan deadlinenya..

9:03am Titi

minggu depan , 17 maret

bisa dong ya

bisa dong ya

juga pertemanan2 kamu dengan gill dan mariano

9:05am Pipitta

oke deh, mba… :) :) berapa karakter? bebas aja?

9:05am Titi

bebas aja

juga kamu masukkan cerita ketika 2002 ke dili

supaya jelas: apa yang kamu bayangkan dengan realita di timor

aku tunggu ya di email

9:06am Pipitta

ok, mbak.. :) :)

9:07am Titi is offline.

Dan sekarang saya deg-degan!!! Menulis untuk Mbak Titi, terutama tentang Timor Leste, sangat penting buat saya. Ini berarti tulisan saya harus bagus, menarik, menggetarkan, and so on. Pokonyamah harus parfait.

Sudah lama sekali saya gak nulis. It would be a verrrrrrrry hard task to do. Huhuhuhuhu. I’m soooooo want to be perfect in this.

  •   •   •   •   •
March 3, 2009 by pipitta

mulutmu harimaumu

When you have nothing nice to say, please just shut up.

Kalimat itu tampak cocok buat saya. Tiap hari Seringkali saya bicara tanpa berpikir lebih dulu apakah kata-kata saya pantas didengar, menyakiti hati atau tidak. Saya tidak terlalu peduli. Apa yang ada di pikiran, itu yang saya ucapkan. Biasanya sih cukup tajam dan sinis. Sorry, I couldn’t help it, I just have to say it. Outloud.

Belakangan saya pikir ini akan jadi kebiasaan buruk. Sangat sangat buruk. Saya jadi terbiasa mengucapkan kalimat-kalimat pedas  dan tak peduli apa dampaknya pada kehidupan sosial atau karir saya. Saya tak peduli apakah yang saya katakan menyakiti kuping hati orang lain atau tidak, terlepas apa yang saya katakan itu benar. Well, there are quite a lot of fools around us, so sh*t happens once in a while.

So, sepertinya ini waktu yang tepat untuk belajar menyimpan cercaan komentar atau pendapat saya untuk konsumsi pribadi. Setidaknya saya  mulai belajar untuk tidak ngomong langsung di depan muka teman saya bahwa dia kegatelan banget mondar-mandir di kubik anak magang dan berlama-lama nongkrong di situ, setelah berminggu-minggu sebelumnya kegatelan nongkrongin jomblowan di ruang ujung sana, untuk tidak teriak di depan mukanya bahwa sebaiknya kamu inget dua anakmu di rumah, or at least bapaknya anak-anak itu, daripada berisik gak jelas setiap kali she looks and sounds horny of certain men. Pleh.

I can keep my mouth shut today, I hope tomorrow I’ll do the same.

  •   •   •   •   •
March 2, 2009 by pipitta

bzzz…bzzz…

ohyeahihavesomanythingsinmymind.

sofullofunspokenwordsithinkimgonnaexplode.

butijustcantfindtherighttimeortherightmomentortheexacrwordstoexpressthem…

crap.

  •   •   •   •   •