27/05/10
Alkisah di negeri antah berantah, seorang gadis diperlakukan bagai pajangan kristal luar biasa berharga. Kemana-mana selalu didampingi salah satu anggota keluarga. Bahkan ditetapkan tak boleh pacaran hingga usia 17.
Mungkin si gadis lama-lama begah. Hari gini gak bisa pacaran??? GAK BANGET. Dia tinggal di kota metropolitan di mana gadis bawah umur bisa berlaku sesuka hati. [...]
Tags: berpikir, dongeng, kebebasan berpendapat, serius
30/04/10
Ada suatu masa, entah berapa tahun lalu, saya selalu terisak-isak mendengar ini
that I would be good even if I did nothing
that I would be good even if I got the thumbs down
that I would be good if I got and stayed sick
that I would be good even if I gained ten pounds
that I would be [...]
Tags: gak penting, kebebasan berpendapat
07/12/09
Impian masa kecil saya adalah menjadi penulis terkenal. Menghasilkan berpuluh-puluh karya yang menggetarkan para pembaca. Bisa berkeliling ke berbagai tempat di seluruh dunia, untuk kemudian menuliskannya dalam cerita yang memesona. Wah, ini betul-betul impian terliar saya.
Tapi hingga kini, impian itu masih belum juga terwujud. Saya malah tidak yakin akan betul-betul terjadi. Namanya juga impian, maka [...]
Tags: Add new tag, kebebasan berpendapat, kesukaan saya, menulis
07/12/09
Masih ingat kasus Ibu Prita Mulyasari? Setelah sekian lama, ternyata Pengadilan Tinggi Banten memutuskan beliau bersalah dan harus membayar ganti rugi senilai 204 juta rupiah. Duit semua, bukan daun!
Blah.
Bukan hanya soal jumlahnya yang bikin gerah. Melainkan juga RASA keadilannya. Memangnya UU ITE canggih banget ya, bisa jerat siapapun yang nulis komplen dan malah didenda [...]
Tags: free prita mulyasari, kebebasan berpendapat, koin keadilan, koin peduli prita, serius
16/11/09
Masih ingat, dong dengan cerita saya yang ini? Pasti masih, karena topik ini juga saya singgung di postingan terakhir, hehe.
Syukur alhamdulillah ternyata doa saya didengar. Gak cuma didengar, tapi juga dikabulkan! Jadi ya, selama kehilangan uang itu saya gak pernah lupa baca doa ya roddad urdud ‘alayya dlollati. Yah, minimal lima belas kali sehari, deh. [...]
Tags: alhamdulillah, ATM Mandiri dijebol, blabliblu, kebebasan berpendapat, serius
04/11/09
Seringkali tanpa disadari (atau malah justru sepenuhnya sadar) mulut kita gatal mengomentari, mencela, menuduh, bahkan mengejek orang lain. Misalkan saat tayangan reality show yang gak banget, sinetron sepanjang ular naga, serta infotainment. Duuuh.. habis deh semua orang kita “silet-silet”.
Saya termasuk penyilet juga, sih, hehe. Ngaku sendiri. Kalau lihat tayangan infotainment dengan kabar artis anu cerai, [...]
Tags: kebebasan berpendapat, menulis, serius
27/10/09
Dua tahun lalu Hari Blogger Nasional dicanangkan Menkominfo Muhammad Nuh pada saat Pesta Blogger. Kalau pas Hari Batik kebanyakan orang merayakannya dengan pakai batik kemana-mana, nah.. di Hari Blogger ini dirayainnya dengan cara apa?
Yah, saya mungkin akan merayakannya dengan berkunjung ke blog teman-teman lama dan baru, dan (seperti biasa) posting-posting gak penting. Haha, sooo lame!
Intinya [...]
Tags: blabliblu, free prita mulyasari, Hari Blogger, kebebasan berpendapat, menulis
03/06/09
Setelah heboh kasus Manohara Odelia Pinot, tampaknya akan ada satu kasus lagi yang bikin heboh. *Bukan maksud membandingkan bobot kepentingannya, tapi lebih ke bombardir berita yang saya terima.. ;p*
Kali ini tentang Prita Mulyasari. Saya sendiri baru baca beritanya di halaman depan sebuah koran nasional tadi pagi.
Singkatnya, Ibu Prita yang berobat di RS Omni Internasional tidak [...]
Tags: berpikir, free prita mulyasari, kebebasan berpendapat