buntu

Otak masih buntu, nih.
Tawaran kemarin masih belum saya penuhi. Blah. Payah.
Mestinya menulis gak usah menunggu mood. Mestinya menulis gak usah menunggu momen. Menulis, ya menulis.
Tapi otak saya buntu, gak tahu harus mulai dari mana. Mulai dengan kata-kata apa.
Arrrrggghhhh…

Tags: , ,

  • Twitter
  • RSS

orderan nulis

Selagi sibuk banget main pet society, tiba-tiba Mbak Titi nyapa. Dan terjadilah perbincangan singkat itu:

9:00am Titi
pit, kamu bisa tuliskan bagaimana kamu “berkenalan” dengan timor-leste?
9:00am Pipitta
bisa aja.. buat apaan, mbak?
9:01am Titi
aku mau buat “catatan” tentang 1999, referendum
kirimkan ke titisupardi@*****.com –> sorry, yang ini saya edit
juga ceritakan bagaimana kamu diangkat anak oleh xanana
9:02am Pipitta
wahahaha… masih [...]

Tags: , ,

  • Twitter
  • RSS