«

»

Jul 11

Si Kunyil dan Brokoli

Suatu hari, si Kunyil diajak Bunda pergi ke supermarket. Di sana Bunda membeli daging, sirih, seledri, paprika, buah pir, baby corn, diapers, dan brokoli.

Rupanya si Kunyil senang sekali pada brokoli. Si brokoli teruuuuus dipegang-pegang. Sewaktu Bunda mau memasukkan brokoli ke dalam keranjang belanja, si Kunyil marah. Marrrrraaaaaah besar!

Si Kunyil menangis berlinang air mata. Menjerit-jerit sampai terdengar ke ujung supermarket. Bunda sih pura-pura cool aja. Coba menukar si brokoli dengan jagung, eh ditolak. Ditukar dengan paprika, si Kunyil makin kencang meweknya. Ditukar dengan sebungkus buah pir, dilempar seplastik-plastiknya.

Hidiiiiihhhhhhh…

Bukannya si Kunyil gak boleh mainin brokoli. Tapi itu bungkus plastik brokolinya ditusuk-tusuk sampai bocel gitu, trus bonggolnya digigitin… Kan takutnya kotor… -_-”

Tapi demi pencitraan ketenangan dan kenyamanan para pengunjung supermarket, akhirnya Bunda biarin deh si Kunyil pegang brokolinya. Walau sempat terjadi tragedi nangis-nangis lagi sewaktu si brokoli di-scan di kasir.

Ngok!

Baiklah, Bunda mengalah. Sambil tersenyum Bunda berkata:

Anak pinter, brokolinya pegang terus sampai ke rumah, ya.. Kalau dibuang kan sayang.. harganya mahal…

Dan ternyata si Anak Pintar itu betul-betul pegang brokolinya dengan selamat sampai ke rumah.Tapi masih tetap gak boleh dipinjam siapapun. Diminta Ayah, gak boleh. Diminta NinA juga gak boleh.

Akhirnya Bunda membawa si Kunyil berikut brokolinya ke depan kulkas. Pintu kulkas dibuka, dan Bunda berkata:

Nak, brokolinya kita simpan sama-sama di dalam kulkas, ya.. Supaya gak rusak dan bisa dimakan besok.

Selamatlah si brokoli di dalam kulkas. Si Kunyil udah mau mewek sih, tapi karena dibujuk dengan cuci tangan, yang berarti juga main air, akhirnya ia lupa pada brokolinya.

Demikian dongeng tentang si Kunyil dan Brokoli.

Tamat.

2 comments

  1. dhian

    pertanyaan selanjutnya… kalo udh dimasak, dia mau makan brokolinya tidak? hehehehe

    1. pipitta

      mau kok, asal dipotong kecil-kecil.. dan yang dimakan kuntumnya doang.. bonggolnya dilepeh 🙂

Comments have been disabled.

%d bloggers like this: